Bocoran iQOO Neo 11 Pro: Ganti Snapdragon ke Dimensity, Baterai 7.500mAh!

Bocoran iQOO Neo 11 Pro: Ganti Snapdragon ke Dimensity, Baterai 7.500mAh!

Bocoran iQOO Neo 11 Pro: Ganti Snapdragon ke Dimensity, Baterai 7.500mAh!

Setelah sukses meluncurkan iQOO Neo 10 series pada akhir 2024 dan iQOO Neo 11 berbasis Snapdragon 8 Elite pada November 2025, kini merek sub-Vivo ini dikabarkan sedang mempersiapkan varian baru dari seri Neo 11 yang akan mengusung pendekatan berbeda: mengganti chipset flagship Qualcomm dengan prosesor andalan MediaTek.


Menurut bocoran dari tipster terpercaya Smart Pikachu, iQOO sedang mengembangkan versi refresh dari Neo 11 yang rencananya akan diluncurkan pada kuartal kedua 2026 di Tiongkok. Namun, peluncuran ini mungkin menghadapi tantangan akibat lonjakan biaya komponen global, yang bisa memengaruhi harga atau jadwal rilis.


Yang paling mengejutkan? Ponsel ini tidak lagi menggunakan Snapdragon, melainkan akan ditenagai oleh chipset Dimensity terbaru kemungkinan besar Dimensity 9500 atau varian efisiennya, Dimensity 9500s.


Artikel ini merangkum semua detail awal yang diketahui, termasuk desain, performa, fitur unggulan, dan strategi pasar iQOO untuk tahun 2026.


Mengapa iQOO Beralih ke Dimensity? Strategi Baru di Tengah Persaingan Ketat

Sejak awal, seri iQOO Neo dikenal sebagai “flagship killer” menawarkan performa kelas atas dengan harga lebih terjangkau. Sebelumnya, iQOO Neo 11 mengandalkan Snapdragon 8 Elite, chipset unggulan Qualcomm untuk 2025.

Namun, keputusan beralih ke Dimensity 9500 series mencerminkan pergeseran strategis:

  • MediaTek kini setara dengan Qualcomm dalam hal performa dan efisiensi.
  • Biaya produksi Dimensity lebih kompetitif, membantu iQOO menjaga harga tetap agresif.
  • Diversifikasi pasokan chip mengurangi ketergantungan pada satu vendor.


Jika benar menggunakan Dimensity 9500, ponsel ini akan menjadi salah satu smartphone pertama di dunia yang mengusung chipset tersebut mengingat Dimensity 9500 sendiri baru dirilis akhir 2025.


Spesifikasi yang Diharapkan: Performa Tinggi, Baterai Raksasa

Meski masih dalam tahap pengembangan, bocoran awal mengungkap spesifikasi yang sangat menjanjikan:

Layar: AMOLED 1.5K dengan Refresh Rate 144Hz

  • Ukuran: 6,82 inci
  • Resolusi: 1,5K (sekitar 2780 x 1264 piksel)
  • Panel: AMOLED LTPO dengan dukungan HDR10+
  • Refresh rate: 144Hz adaptif ideal untuk gaming dan scrolling mulus


Performa: Dimensity 9500/9500s + RAM LPDDR5x
  • Chipset: MediaTek Dimensity 9500 atau 9500s (fabrikasi 3nm)
  • RAM: Hingga 16GB LPDDR5x
  • Penyimpanan: Hingga 1TB UFS 4.1 (kecepatan baca >4.000 MB/s)
Kamera: Dual Setup dengan OIS
  • Belakang:
    • 50 MP (wide, f/1.8, OIS) – sensor utama Sony IMX9xx
    • 8 MP (ultra-wide, 120° FoV)
  • Depan: 16 MP untuk video call dan selfie


(Catatan: Tidak ada kamera telefoto fokus pada performa inti dan gaming)


Baterai & Pengisian: Daya Tahan Ekstrem

  • Kapasitas: 7.500 mAh (salah satu yang terbesar di kelasnya)
  • Pengisian cepat: 100W wired charging (0–100% dalam ~25 menit)
  • Tidak ada dukungan pengisian nirkabel (sesuai tren seri Neo)


Fitur Tambahan

  • Sensor sidik jari ultrasonik under-display (lebih akurat daripada optik)
  • Sistem operasi: OriginOS 6 berbasis Android 16
  • Konektivitas: Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, dual SIM 5G


Nama Resmi Masih Misterius: Neo 11 Pro atau Varian Baru?

Saat ini, belum ada kejelasan apakah ponsel ini akan disebut:

  • iQOO Neo 11 Pro
  • iQOO Neo 11+


Atau nama sama sekali baru seperti Neo 11 Turbo


Yang pasti, desain dan fitur utamanya kemungkinan besar mirip dengan Neo 11 standar, hanya dengan perubahan signifikan di sektor chipset dan optimasi daya.


Eksklusif untuk Tiongkok? Tidak Akan Hadir di India

Dalam laporan terpisah, disebutkan bahwa iQOO tidak berencana meluncurkan ponsel seri Neo apa pun di India sepanjang 2026. Ini berarti varian Neo 11 berbasis Dimensity kemungkinan besar hanya tersedia di pasar Tiongkok.

Keputusan ini mungkin dipengaruhi oleh:

  • Persaingan ketat di pasar India dengan merek lokal seperti Realme dan OnePlus
  • Strategi fokus pada segmen premium di luar Tiongkok (misalnya, iQOO Z series)
  • Regulasi impor chipset dan pajak yang memengaruhi margin keuntungan


Pengguna di luar Tiongkok mungkin hanya bisa mendapatkannya via importir pihak ketiga, dengan risiko garansi terbatas dan harga lebih tinggi.


Apa Arti Perubahan Ini bagi Konsumen?

Bagi penggemar iQOO, kehadiran varian Dimensity bisa jadi berkah terselubung:

  • Efisiensi daya lebih baik → baterai tahan lebih lama
  • Thermal management lebih stabil saat gaming berat
  • Harga kemungkinan lebih murah dibanding versi Snapdragon


Namun, bagi yang mengutamakan kompatibilitas ekosistem Qualcomm (seperti Snapdragon Sound atau Elite Gaming), versi lama mungkin tetap lebih menarik.


Kesimpulan: Evolusi Cerdas dari Sang Flagship Killer

iQOO tampaknya tidak ingin berpuas diri. Dengan memperkenalkan varian Neo 11 berbasis Dimensity, mereka menunjukkan fleksibilitas teknologi dan respons cepat terhadap dinamika pasar.


Jika bocoran ini benar, maka iQOO Neo 11 (Dimensity) akan menjadi salah satu ponsel gaming dan produktivitas paling tangguh di paruh pertama 2026 dengan kombinasi layar 144Hz, baterai 7.500mAh, RAM 16GB, dan chipset 3nm terbaru.


Satu hal yang pasti: persaingan flagship killer semakin panas, dan konsumenlah yang akan menuai manfaatnya. 

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.