Samsung Bocorkan Exynos 1680: AI 19,6 TOPS & GPU RDNA 3 di HP Menengah!

Samsung Bocorkan Exynos 1680: AI 19,6 TOPS & GPU RDNA 3 di HP Menengah!

Samsung Bocorkan Exynos 1680: AI 19,6 TOPS & GPU RDNA 3 di HP Menengah!

Hanya beberapa jam sebelum peluncuran resmi Galaxy A57, Samsung tiba-tiba membuka selubung Exynos 1680 chipset baru yang akan menjadi otak dari ponsel menengah terbarunya. Langkah ini bukan sekadar kebocoran biasa, melainkan strategi transparansi untuk menunjukkan bahwa Galaxy A57 bukan ponsel biasa di kelasnya.

Berbeda dari pendekatan “spesifikasi maksimal”, Exynos 1680 dirancang dengan filosofi yang lebih matang: meningkatkan pengalaman pengguna sehari-hari, bukan hanya mengejar angka benchmark. Dan dari data teknis yang dirilis, tampaknya Samsung berhasil menciptakan chipset mid-range paling 
seimbang dalam beberapa tahun terakhir.

Artikel ini mengupas tuntas arsitektur Exynos 1680, peningkatan kinerja, fitur AI, dukungan kamera, hingga implikasinya terhadap performa Galaxy A57 yang akan segera meluncur.

Proses Manufaktur & Arsitektur CPU: Efisiensi dan Konsistensi Jadi Prioritas


Exynos 1680 dibangun di atas proses fabrikasi 4nm yang telah diperbarui oleh Samsung lebih efisien dari versi sebelumnya dalam hal konsumsi daya dan panas. Ini penting karena chip mid-range sering kali mengalami thermal throttling saat digunakan intensif.

Konfigurasi CPU-nya mengikuti desain modern 1+4+3:

  • 1 core Cortex-A720 @ 2,9 GHz (performa tinggi)
  • 4 core Cortex-A720 tambahan (keseimbangan daya/kinerja)
  • 3 core Cortex-A520 (efisiensi ekstrem untuk tugas ringan)
Meski terdengar familiar, perpindahan dari generasi Cortex-A78/A55 ke A720/A520 membawa manfaat nyata:

  • Latensi lebih rendah saat membuka aplikasi
  • Transisi multitasking lebih mulus
  • Daya tahan baterai lebih baik berkat efisiensi arsitektur ARMv9

Ini artinya, Galaxy A57 kemungkinan besar akan terasa lebih responsif dalam penggunaan sehari-hari mulai dari scroll media sosial hingga beralih antar aplikasi berat seperti WhatsApp, Instagram, dan Google Maps.

GPU Xclipse 550: Grafis Lebih Stabil Berkat AMD RDNA 3


Salah satu lompatan terbesar ada di bagian grafis. Exynos 1680 menggunakan GPU Xclipse 550, yang merupakan hasil kolaborasi Samsung-AMD berbasis arsitektur RDNA 3 generasi terbaru dari Radeon.
Menurut Samsung, GPU ini memberikan peningkatan performa hingga 15% dibanding generasi sebelumnya. Meski bukan lompatan spektakuler, angka ini cukup signifikan untuk:

  • Menjaga frame rate stabil di game seperti Mobile Legends atau PUBG Mobile
  • Memperhalus animasi sistem One UI
  • Mendukung layar Full HD+ dengan refresh rate hingga 144Hz
Ya, Anda tidak salah baca: 144Hz. Fitur yang dulu eksklusif flagship kini merambah segmen menengah dan Exynos 1680 siap mendukungnya tanpa kompromi.

NPU AI dengan 19,6 TOPS: Otak Pintar untuk Kamera & Antarmuka


Di era AI, kemampuan pemrosesan neural jadi penentu utama pengalaman pengguna. Exynos 1680 dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) yang mampu mencapai 19,6 TOPS (Tera Operations Per Second) sekitar 33% lebih cepat dari chip sebelumnya.

Dalam praktiknya, ini berarti:

  • Pemrosesan foto lebih cepat: HDR, night mode, dan portrait bokeh bisa diproses instan
  • AI scene optimizer bekerja lebih akurat
  • Fitur One UI berbasis AI seperti Smart Select, Live Translate, dan Voice Assistant jadi lebih responsif
  • Efisiensi daya meningkat karena tugas AI tak lagi membebani CPU/GPU
Bagi pengguna Galaxy A57, ini berarti kamera akan terasa lebih “pintar”, dan fitur-fitur cerdas di sistem operasi akan bekerja tanpa lag.

Dukungan Memori & Penyimpanan Kelas Atas: LPDDR5X + UFS 4.1


Salah satu kejutan terbesar: Exynos 1680 mendukung RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 dua teknologi yang biasanya hanya ditemukan di flagship seperti Galaxy S25 atau iPhone Pro.

Manfaatnya sangat terasa:

  • Kecepatan baca/tulis penyimpanan hingga 2x lebih cepat dari UFS 3.1
  • Aplikasi besar seperti game atau editor video terbuka dalam hitungan detik
  • Multitasking lebih lancar berkat bandwidth memori yang lebih tinggi
Jika Samsung benar-benar menggunakan kombinasi ini di Galaxy A57, maka ponsel ini akan terasa jauh lebih premium dalam hal responsivitas bahkan dibanding beberapa flagship lawas.

Samsung Bocorkan Exynos 1680: AI 19,6 TOPS & GPU RDNA 3 di HP Menengah!



Kamera & Multimedia: Dukungan 200MP dan Video 10-bit HDR


Untuk fotografi, Exynos 1680 mendukung:

  • Sensor kamera hingga 200MP (seperti ISOCELL HP9)
  • Perekaman video 4K @ 60fps
  • Format 10-bit HDR untuk warna lebih kaya dan gradasi lebih halus
Ini membuka pintu bagi Galaxy A57 untuk menawarkan pengalaman kamera high-end tanpa harus naik ke seri S atau Z. Pengguna bisa mengambil foto detail tinggi dan merekam video berkualitas sinematik langsung dari ponsel menengah.

Konektivitas Modern: 5G, Wi-Fi 6E, hingga Bluetooth 6.1


Exynos 1680 juga lengkap di sisi konektivitas:

  • Modem 5G terintegrasi (Sub-6GHz dan mmWave opsional)
  • Wi-Fi 6E untuk kecepatan nirkabel lebih tinggi dan latensi lebih rendah
  • Bluetooth 6.1 standar terbaru yang mendukung audio lossless dan pairing lebih stabil
Fitur ini membuat Galaxy A57 siap untuk masa depan, terutama di lingkungan rumah pintar atau saat menggunakan earphone nirkabel premium.

Kesimpulan: Bukan Revolusi, Tapi Evolusi yang Tepat


Exynos 1680 tidak mencoba menjadi “raja benchmark”. Ia adalah chipset yang dirancang untuk manusia nyata yang ingin ponselnya cepat, tahan lama, dan tidak lemot setelah enam bulan pemakaian.

Dengan kombinasi:

  • CPU efisien generasi terbaru
  • GPU AMD RDNA 3
  • NPU AI kuat
  • Dukungan memori & penyimpanan kelas atas
…Galaxy A57 berpotensi menjadi salah satu ponsel mid-range terbaik tahun 2026 bukan karena spesifikasi gila, tapi karena pengalaman pengguna yang benar-benar dipoles.

Dan jika Samsung berhasil mengoptimalkan software tuning-nya, maka Exynos 1680 bisa jadi titik balik kepercayaan publik terhadap chipset buatan Samsung sendiri.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.