Apple Siapkan 3 Wearable AI dengan Kamera—Termasuk AirPods Pintar!

Apple Siapkan 3 Wearable AI dengan Kamera—Termasuk AirPods Pintar!

Apple Siapkan 3 Wearable AI dengan Kamera—Termasuk AirPods Pintar!

Apple sedang mempersiapkan lompatan besar berikutnya dalam dunia wearable technology. Menurut laporan eksklusif dari Bloomberg, raksasa teknologi Cupertino itu tengah mengembangkan tiga perangkat wearable baru yang semuanya dilengkapi kamera dan didukung oleh versi Siri yang jauh lebih cerdas.


Ini bukan sekadar peningkatan biasa. Apple tampaknya ingin mengubah cara asisten virtual berinteraksi dengan dunia nyata dengan memberi Siri kemampuan tidak hanya mendengar, tetapi juga “melihat” lingkungan sekitar pengguna melalui sensor visual.


Dalam strategi ini, Apple mengejar visi ambisius: membawa kecerdasan kontekstual langsung ke aksesori yang kita kenakan setiap hari. Berikut tiga perangkat yang sedang dalam pengembangan intensif.


1. AirPods dengan Kamera: Bukan untuk Foto, Tapi untuk “Mata” Siri

Yang paling mencuri perhatian adalah versi baru AirPods yang dilengkapi kamera. Namun, jangan bayangkan Anda akan menggunakannya untuk selfie atau merekam video.


Menurut sumber Bloomberg, Apple sedang bereksperimen dengan sensor kamera resolusi rendah yang fungsinya bukan untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi, melainkan untuk memberikan data lingkungan secara real-time kepada Siri.


Bayangkan skenario ini:

  • Anda berjalan di kota asing, melihat papan nama restoran dalam bahasa lokal.
  • Siri, melalui kamera di AirPods, langsung mengenali teks tersebut dan berbisik terjemahannya ke telinga Anda.
  • Atau saat Anda mencari kunci mobil di tempat parkir, Siri membantu mengarahkan pandangan Anda ke lokasi yang tepat.


Fitur ini mengandalkan AI vision dan pemrosesan spasial untuk memberikan bantuan kontekstual tanpa perlu mengeluarkan ponsel menjadikan interaksi dengan teknologi lebih alami dan tak terlihat.


2. Smart Glasses Apple: Jawaban untuk Meta dan Masa Depan Realitas Campuran

Apple juga diketahui telah lama mengerjakan proyek kacamata pintar (smart glasses). Kini, laporan terbaru mengonfirmasi bahwa perangkat ini masih aktif dalam pengembangan, dan akan menjadi pesaing langsung bagi kacamata AR/VR dari Meta.


Berbeda dari Vision Pro yang besar dan mahal, smart glasses Apple dirancang ringan, stylish, dan bisa dipakai sehari-hari mirip kacamata biasa.


Perangkat ini disebut akan memiliki dua kamera:

  • Satu kamera untuk pengambilan foto/video berkualitas tinggi (mirip iPhone).
  • Satu kamera lain yang didedikasikan untuk computer vision, seperti pelacakan gerakan mata, navigasi AR, atau identifikasi objek di sekitar.


Dengan integrasi AI yang dalam, kacamata ini bisa:

  • Menampilkan informasi AR saat Anda melihat landmark
  • Menerjemahkan percakapan secara real-time di depan mata
  • Memberi notifikasi visual hanya saat relevan


Ini adalah langkah Apple menuju realitas campuran (mixed reality) yang benar-benar praktis tanpa helm besar atau latensi tinggi.


3. AI Pendant: Liontin Pintar yang “Melihat dan Mendengar” untuk Anda

Perangkat ketiga terdengar paling futuristik: sebuah liontin AI (AI pendant) yang bisa dikaitkan di pakaian atau digantung di leher.


Konsepnya mirip dengan Humane AI Pin, tetapi dengan pendekatan berbeda. Alih-alih menjadi perangkat mandiri, liontin Apple akan sangat bergantung pada iPhone sebagai otak pemrosesan utama menghemat daya dan ukuran.


Fitur utamanya meliputi:

  • Kamera dan mikrofon untuk interaksi AI terus-menerus
  • Kemungkinan speaker built-in (masih diperdebatkan internal Apple)
  • Antarmuka suara dan haptik untuk umpan balik minimalis


Liontin ini dirancang untuk pengguna yang ingin tetap terhubung dengan asisten AI tanpa harus menyentuh layar atau memakai earphone sepanjang waktu. Cocok untuk profesional, lansia, atau siapa pun yang menginginkan bantuan digital yang diskrit namun responsif.


Siri Versi Baru: Otak di Balik Semua Wearable Ini

Ketiga perangkat ini akan didukung oleh versi Siri yang jauh lebih canggih, dengan kemampuan:

  • Pemahaman konteks multimodal (suara + gambar + lokasi)
  • Respons prediktif berbasis kebiasaan pengguna
  • Integrasi mendalam dengan ekosistem Apple (iPhone, Watch, Home)


Apple dikabarkan sedang melatih model AI on-device dan cloud hybrid agar Siri bisa berpikir seperti manusia: memahami niat, mengingat konteks percakapan sebelumnya, dan bertindak proaktif bukan hanya reaktif.


Ini adalah fondasi dari visi Apple: teknologi yang menghilang, tapi selalu ada saat dibutuhkan.


Tantangan dan Pertanyaan Etis

Meski menarik, kehadiran kamera di perangkat wearable sehari-hari memicu kekhawatiran privasi:

  • Apakah orang di sekitar tahu mereka sedang “dilihat”?
  • Bagaimana data visual disimpan dan diproses?
  • Bisakah fitur ini disalahgunakan untuk pengawasan diam-diam?


Apple kemungkinan akan menanggapi isu ini dengan:

  • Indikator lampu fisik saat kamera aktif
  • Pemrosesan on-device sebanyak mungkin
  • Kontrol privasi granular di pengaturan iOS

Namun, pertanyaan etis tetap akan menjadi ujian utama sebelum peluncuran massal.


Kapan Dirilis?

Belum ada tanggal pasti. Namun, sumber internal menyebut bahwa ketiganya masih dalam tahap prototipe lanjutan, dengan kemungkinan peluncuran bertahap mulai 2026–2027.


Smart glasses mungkin yang paling lama, mengingat kompleksitas optik dan baterai. Sementara AirPods dengan kamera dan AI pendant bisa hadir lebih cepat, terutama jika Apple memilih pendekatan “fitur opsional” pada model premium.


Kesimpulan: Apple Ingin Jadikan AI Bagian dari Tubuh Kita Secara Harfiah

Dengan tiga wearable baru ini, Apple tidak hanya bersaing dengan Meta atau Google ia sedang mendefinisikan ulang hubungan antara manusia dan mesin.


Tujuannya jelas: membuat AI begitu terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari sehingga kita lupa ia ada tapi selalu merasakan manfaatnya.


Dari AirPods yang “melihat”, kacamata yang “mengerti”, hingga liontin yang “mendengar”, Apple sedang membangun generasi baru asisten pribadi yang benar-benar personal.


Dan kali ini, Siri tidak hanya akan menjawab ia akan memahami dunia melalui mata Anda.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.