Meizu 22 Air Dibatalkan! Ini Penyebab & Fitur yang Sudah Dirancang
TEKNOLOGIDalam kejutan yang mengecewakan penggemar, Meizu secara resmi membatalkan peluncuran Meizu 22 Air. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CMO Meizu Group, Wan Zhiqiang, pada acara tahunan Meizu Fan Spring Festival 2026 di Tiongkok. Alasannya? Lonjakan tajam harga memori komponen kritis dalam produksi smartphone telah mengganggu perencanaan bisnis hingga titik yang tak lagi layak secara komersial.
Namun, meski tak jadi dirilis, Meizu tetap memperlihatkan desain final dan konsep inovatif dari Meizu 22 Air kepada publik seolah ingin membuktikan bahwa visi mereka tetap hidup, meski produknya harus ditunda atau bahkan dikubur.
Artikel ini mengulas alasan pembatalan, fitur unik yang sudah dirancang, ekosistem modular ambisius, serta pengganti spiritual Meizu 22 Air: AI Cube perangkat AI mandiri yang menandai arah baru strategi Meizu di era kecerdasan buatan.
Penyebab Utama: Lonjakan Harga Memori Mengguncang Rantai Pasok
Menurut Wan Zhiqiang, kenaikan harga memori kemungkinan besar merujuk pada DRAM dan NAND flash telah menciptakan “hambatan besar” dalam perencanaan biaya dan margin keuntungan.
Faktor pemicu kenaikan ini bisa berasal dari:
- Pemulihan permintaan global pasca-penurunan inventaris 2024–2025
- Konsolidasi kapasitas produksi oleh raksasa seperti Samsung dan SK Hynix
- Permintaan tinggi dari sektor AI dan data center yang menyerap pasokan memori premium
Bagi Meizu, yang beroperasi di segmen menengah-atas dengan margin ketat, kenaikan biaya komponen ini membuat harga jual akhir Meizu 22 Air menjadi tidak kompetitif atau berisiko merugikan jika dipaksakan.
Desain yang Tak Sempat Dipasarkan: Ringan, Modular, dan Penuh Ekspresi
Meski batal diluncurkan, Meizu tetap memamerkan desain final Meizu 22 Air, yang menunjukkan arah estetika dan fungsionalitas masa depan merek tersebut.
1. Estetika Minimalis ala iPhone Air
Meizu 22 Air menampilkan tata letak kamera belakang horizontal yang sangat mirip dengan desain iPhone khususnya rumor “iPhone Air” yang belum pernah dirilis Apple. Namun, Meizu memberikan sentuhan khasnya sendiri.
2. Pixel-Style Emotion Light
Fitur paling unik adalah lampu emosi berbasis piksel di bagian belakang. Lampu ini bisa menampilkan berbagai pola animasi untuk mencerminkan suasana hati pengguna misalnya detak jantung saat menerima notifikasi romantis, atau pola tenang saat mode fokus aktif.
3. Tombol Mode Dua Tahap yang Dapat Disesuaikan
Di sisi frame, terdapat tombol fisik dua tahap yang bisa dikustomisasi untuk memicu fungsi berbeda seperti mengaktifkan kamera, mode gaming, atau asisten AI mirip dengan tombol Action di Google Pixel, tapi lebih fleksibel.
Konsep Modular Revolusioner: Smartphone yang Bisa “Berkembang”
Meizu 22 Air dirancang sebagai platform modular, bukan sekadar ponsel. Bagian belakangnya menggunakan sistem PIN berbasis magnetik yang memungkinkan pengguna menempelkan berbagai aksesori:
- Snap-on Battery Pack: baterai eksternal yang menyatu sempurna tanpa kabel
- Cooling & Gaming Controller Module: pendingin aktif + joystick untuk gaming mobile
- External Camera Unit: lensa telefoto jarak jauh yang meningkatkan kemampuan fotografi
Selain itu, Meizu juga memperkenalkan casing belakang magnetik yang bisa ditukar-tukar, memungkinkan pengguna mengubah tampilan ponsel sesuai selera atau melalui kolaborasi dengan IP populer seperti anime, game, atau franchise film.
Pengganti Spiritual: Meizu 22 Next AI Cube
Sebagai ganti Meizu 22 Air, Meizu meluncurkan Meizu 22 Next AI Cube perangkat kecil berbentuk kubus dengan layar 4 inci yang berfungsi sebagai terminal AI mandiri berbasis 5G.
Perangkat ini menjalankan AIOS, sistem operasi berbasis AI yang menekankan:
- Otomatisasi berbasis suara
- Kolaborasi antar-agent AI (misalnya: asisten kalender + asisten belanja)
- Kontrol multi-perangkat melalui ekosistem One-Flow
- Kompatibilitas dengan aplikasi standar (seperti WhatsApp, YouTube, dll.)
AI Cube juga mendukung aksesori modular dan menekankan “Emotional AI” kemampuan memahami konteks emosional pengguna melalui suara, pola penggunaan, dan interaksi.
Meski harga dan ketersediaan belum diumumkan, AI Cube menandai pergeseran strategis Meizu: dari perangkat keras ke pengalaman AI terintegrasi.
Apa Arti Pembatalan Ini bagi Masa Depan Meizu?
Pembatalan Meizu 22 Air bukan hanya soal biaya ia mencerminkan tekanan ekstrem di industri smartphone global. Bahkan merek inovatif seperti Meizu harus mengorbankan produk matang karena volatilitas pasar komponen.
Namun, dengan memamerkan desain dan konsepnya, Meizu mengirim pesan jelas:
“Kami masih berinovasi. Kami hanya menunggu waktu yang tepat.”
Modularitas, personalisasi, dan integrasi AI tampaknya akan menjadi pilar utama Meizu ke depan baik di smartphone maupun perangkat pendamping seperti AI Cube.
Kesimpulan: Inovasi yang Tertunda, Bukan Dihentikan
Meizu 22 Air mungkin tak pernah menyentuh rak toko, tapi warisan idenya akan hidup dalam produk mendatang, kolaborasi IP, atau bahkan generasi berikutnya dari ekosistem One-Flow.
Bagi penggemar, ini adalah pengingat pahit bahwa teknologi canggih tak selalu cukup tanpa stabilitas ekonomi dan rantai pasok yang sehat, bahkan desain paling brilian pun bisa terhenti di garis start.
Namun, dengan AI Cube, Meizu membuktikan bahwa mereka tak menyerah mereka hanya berpindah jalur. Dan siapa tahu? Mungkin suatu hari, ketika harga memori turun, Meizu 22 Air versi 2.0 akan kembali bangkit lebih ringan, lebih cerdas, dan lebih modular dari sebelumnya.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.