DJI Power 1000 Mini Hadir: Power Station 1.000Wh Ringkas & Ringan!
TEKNOLOGIDJI memperluas jajaran solusi energi portabelnya dengan peluncuran Power 1000 Mini, versi lebih kompak dari seri Power 1000 yang telah dikenal luas. Setelah sukses merilis Power 1000 V2 di Eropa pada Juli 2025, kini perusahaan asal Tiongkok ini memperkenalkan varian “Mini” yang dirancang khusus untuk pengguna mobile yang mengutamakan portabilitas tanpa mengorbankan daya.
Dibanderol 2.499 yuan (sekitar $359 atau Rp5,5 juta) di pasar Tiongkok, Power 1000 Mini menawarkan kapasitas baterai 1.000 watt-hour (Wh) dalam bodi yang lebih kecil 30% dan lebih ringan 2,7 kg dibanding pendahulunya. Dengan fitur unggulan seperti kabel USB-C tersembunyi, pengisian penuh hanya dalam 75 menit, dan dukungan solar charging, perangkat ini menjadi kandidat kuat bagi fotografer, drone pilot, traveler, hingga pekerja remote yang sering berada di luar ruangan.
Artikel ini mengupas tuntas spesifikasi teknis, inovasi desain, perbandingan dengan Power 1000 V2, serta nilai praktis Power 1000 Mini dalam kehidupan sehari-hari.
Desain Lebih Ringkas dan Ramah Mobilitas
Salah satu fokus utama DJI pada Power 1000 Mini adalah mengurangi ukuran dan bobot tanpa mengurangi kapasitas. Hasilnya:
- Dimensi: 314 × 212 × 216 mm
- Berat: hanya 11,5 kg
- Pegangan terintegrasi: memudahkan pengangkutan layaknya koper kecil
Sebagai perbandingan, Power 1000 V2 berukuran 448 × 225 × 230 mm dan berat 14,2 kg artinya Mini 20% lebih pendek dan 19% lebih ringan, menjadikannya jauh lebih mudah dimasukkan ke bagasi mobil, ransel besar, atau bahkan dibawa naik pesawat (dengan persetujuan maskapai untuk baterai >100Wh).
Desainnya minimalis dengan permukaan matte yang tahan sidik jari, serta tata letak port yang intuitif semua dirancang untuk penggunaan cepat di lapangan.
Baterai Lithium Iron Phosphate: Aman, Tahan Lama, dan Stabil
Power 1000 Mini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LiFePO₄) jenis baterai yang dikenal:
- Lebih aman (tidak mudah terbakar)
- Lebih tahan lama
- Stabil dalam suhu ekstrem
Baterai ini memiliki kapasitas 1.000 Wh dan mampu mempertahankan minimal 80% kapasitas setelah 4.000 siklus pengisian. Artinya, jika digunakan 3 kali seminggu, baterai ini bisa bertahan lebih dari 25 tahun secara teoretis jauh melampaui rata-rata power station konvensional berbasis lithium-ion.
Daya keluaran maksimal mencapai 1.000 watt, dengan beban kontinu 800 watt cukup untuk:
- Laptop gaming (100–300W)
- Kamera mirrorless & drone DJI (50–150W)
- Lampu LED studio (200–500W)
- Mini kulkas portable (60–100W)
- Bahkan microwave kecil (700–900W) dalam waktu singkat
Port Lengkap dengan Inovasi Kabel USB-C Tersembunyi
Salah satu fitur paling menarik dari Power 1000 Mini adalah kabel USB-C 100W yang terintegrasi dan bisa ditarik masuk-keluar dari bodi perangkat. Ini menghilangkan kebutuhan membawa kabel tambahan hanya untuk mengisi laptop atau power bank.
Selain itu, port yang tersedia meliputi:
- 1x USB-C tambahan (100W output)
- 2x USB-A (12W masing-masing)
- 2x Soket AC (output 1.000W total)
- 1x Port SDC (untuk aksesori khusus DJI)
Catatan penting: jumlah soket AC dikurangi dari 4 menjadi 2 dibanding Power 1000 V2 kompromi yang wajar demi ukuran lebih kecil. Namun, bagi pengguna mayoritas yang hanya butuh 1–2 perangkat AC, ini tetap lebih dari cukup.
Pengisian Super Cepat: 80% dalam 60 Menit, Penuh dalam 75 Menit
DJI mengklaim bahwa Power 1000 Mini bisa:
- Terisi 80% dalam kurang dari 60 menit
- Penuh 100% dalam sekitar 75 menit
Kecepatan ini dicapai berkat dukungan multi-input charging:
- AC wall outlet (daya tinggi)
- USB-C input (misalnya dari laptop charger 100W)
- Panel surya (kompatibel dengan sistem DJI Solar)
Fitur ini sangat berguna saat Anda perlu “refuel” cepat di antara sesi syuting, camping, atau pemadaman listrik.
Fitur Tambahan: Lampu LED & Mode Darurat SOS
Di sisi depan, terdapat lampu LED built-in yang bisa diatur ke mode:
- Terang penuh (untuk penerangan area)
- Redup (untuk suasana malam)
- SOS flashing (untuk situasi darurat)
Bagi petualang, fotografer alam, atau relawan bencana, fitur ini bisa menjadi penyelamat nyata saat berada di lokasi terpencil tanpa akses listrik atau sinyal.
Perbandingan Singkat: Power 1000 Mini vs Power 1000 V2
Fitur | Power 1000 Mini | Power 1000 V2 |
|---|---|---|
Kapasitas | 1.000 Wh | 1.000 Wh |
Berat | 11,5 kg | 14,2 kg |
Dimensi | 314 × 212 × 216 mm | 448 × 225 × 230 mm |
Soket AC | 2 | 4 |
USB-C Terintegrasi | ✅ Ya | ❌ Tidak |
Pengisian Penuh | ~75 menit | ~90 menit |
Pegangan | Built-in ergonomis | Built-in standar |
Harga dan Ketersediaan
- Harga di Tiongkok: CNY 2.499 (~$359 / Rp5,5 juta)
- Ketersediaan global: Belum diumumkan, tetapi kemungkinan besar akan menyusul ke Eropa dan Asia Tenggara pada awal 2026
- Target pengguna: Kreator konten, drone operator, camper, pekerja remote, dan rumah tangga siaga bencana
Kesimpulan: Power Station Ideal untuk Era Mobile
DJI Power 1000 Mini bukan sekadar versi “kecil” ia adalah redefinisi ulang tentang keseimbangan sempurna antara daya, portabilitas, dan kecerdasan. Dengan baterai LiFePO₄ yang tahan puluhan tahun, pengisian ultra-cepat, dan inovasi seperti kabel USB-C tersembunyi, perangkat ini menjawab kebutuhan nyata pengguna modern yang tidak ingin repot, tapi tetap butuh daya andal di mana saja.
Jika Anda sering bepergian, bekerja di luar ruangan, atau ingin bersiap menghadapi pemadaman listrik, Power 1000 Mini layak masuk daftar investasi teknologi terbaik tahun ini. Dan dengan harga di bawah $400, DJI sekali lagi membuktikan bahwa teknologi premium tak harus mahal.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.