Akhirnya! Instagram Izinkan Pengguna Pilih Topik Reels yang Mau Dilihat

Akhirnya! Instagram Izinkan Pengguna Pilih Topik Reels yang Mau Dilihat

Akhirnya! Instagram Izinkan Pengguna Pilih Topik Reels yang Mau Dilihat

Instagram resmi memperluas akses ke fitur kontrol algoritma Reels untuk seluruh pengguna global yang menggunakan antarmuka berbahasa Inggris. Langkah ini menandai evolusi besar dalam pendekatan Meta terhadap personalisasi konten, memberikan pengguna lebih banyak kendali atas jenis video yang muncul di feed Reels mereka.

Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia dalam uji coba terbatas. Kini, jutaan pengguna di seluruh dunia dapat secara aktif memilih, menambahkan, atau menghapus kategori minat seperti “komedi”, “olahraga”, “teknologi”, atau “masakan” untuk membentuk pengalaman Reels yang lebih sesuai dengan preferensi pribadi.

Namun, ada catatan penting: fitur ini eksklusif untuk pengguna dengan pengaturan bahasa Inggris, dan laporan menunjukkan bahwa bahkan di negara seperti India yang mayoritas penggunanya menggunakan bahasa Inggris fitur ini belum sepenuhnya tersedia. Belum ada informasi resmi kapan fitur serupa akan diluncurkan untuk pengguna berbahasa non-Inggris.

Artikel ini mengupas tuntas cara kerja fitur baru ini, dampaknya terhadap algoritma Reels, manfaat bagi pengguna, serta keterbatasan yang masih ada.

Apa Itu Fitur Kontrol Algoritma Reels Terbaru Instagram?


Fitur ini memungkinkan pengguna mengarahkan algoritma Reels secara manual melalui antarmuka pengaturan yang intuitif. Alih-alih hanya mengandalkan riwayat interaksi (seperti video yang ditonton, disukai, atau dilewati), Instagram kini memberi bobot lebih besar pada pilihan topik yang dipilih pengguna secara eksplisit.

Cara mengaksesnya:

  • Buka tab Reels di aplikasi Instagram
  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas
  • Pilih “Your Interests” atau “Content Preferences”
  • Tambah atau hapus kategori minat sesuai keinginan
Setiap kali pengguna menyesuaikan preferensi ini, algoritma akan segera menyesuaikan rekomendasi konten dalam beberapa jam terkadang bahkan langsung.

Mengapa Instagram Melakukan Ini?


Langkah ini merupakan respons terhadap kritik berkepanjangan terhadap algoritma media sosial yang dianggap:

  • Terlalu invasif
  • Memperkuat echo chamber
  • Menampilkan konten tidak relevan atau berpotensi merugikan
Dengan memberi pengguna kontrol transparan, Instagram berharap dapat:

  • Meningkatkan kepuasan pengguna
  • Mengurangi kelelahan digital (doomscrolling)
  • Memperkuat kepercayaan terhadap platform
Selain itu, ini juga sejalan dengan tren industri: TikTok dan YouTube Shorts telah lama menawarkan opsi serupa, seperti “Not Interested” atau “Tell us why you’re seeing this”.

Bagaimana Algoritma Reels Bekerja Setelah Pembaruan Ini?


Instagram menegaskan bahwa mekanisme lama tetap berlaku, termasuk:

  • Video yang ditonton hingga habis
  • Konten yang disukai, dikomentari, atau dibagikan
  • Akun yang diikuti
  • Waktu tayang dan durasi sesi
Namun, pilihan topik manual kini menjadi faktor dominan. Artinya, jika Anda memilih “Travel” dan “Photography” sebagai minat utama, algoritma akan memprioritaskan konten tersebut, bahkan jika riwayat tontonan Anda sebelumnya didominasi oleh video lucu atau berita.

Ini adalah perubahan signifikan dari reaktif (berdasarkan perilaku masa lalu) ke proaktif (berdasarkan niat pengguna saat ini).

Keterbatasan dan Tantangan Implementasi


Meski inovatif, fitur ini masih memiliki sejumlah batasan:

1. Hanya untuk Pengguna Bahasa Inggris
Instagram belum mengumumkan rencana peluncuran multibahasa. Pengguna di Indonesia, Brasil, Jepang, atau Arab Saudi tidak bisa mengakses fitur ini, meskipun mereka memahami bahasa Inggris.

2. Ketersediaan Tidak Merata
Beberapa pengguna di India, AS, dan Inggris melaporkan bahwa opsi “Your Interests” belum muncul di aplikasi mereka, meskipun sudah memperbarui ke versi terbaru. Ini menunjukkan bahwa peluncuran dilakukan secara bertahap (phased rollout).

3. Kategori Minat Masih Terbatas
Daftar topik yang tersedia belum mencakup niche spesifik seperti “kerajinan tangan tradisional” atau “astronomi amatir”. Pengguna hanya bisa memilih dari kategori umum yang disediakan Instagram.

Dampak bagi Kreator Konten dan Strategi Digital


Perubahan ini juga berdampak pada strategi konten kreator:

  • Labeling konten dengan topik yang tepat menjadi lebih penting
  • Kreator perlu memastikan deskripsi dan tag Reels mereka sesuai dengan kategori minat yang populer
  • Konten yang terlalu umum atau tidak terklasifikasi jelas berisiko tidak muncul di feed pengguna yang memfilter ketat
Di sisi lain, ini membuka peluang bagi kreator niche untuk menjangkau audiens yang benar-benar tertarik, bukan sekadar korban algoritma acak.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna Sekarang?


Jika Anda menggunakan Instagram dalam bahasa Inggris:

  • Perbarui aplikasi ke versi terbaru
  • Buka tab Reels dan cari opsi “Your Interests”
  • Pilih minimal 3–5 topik yang benar-benar Anda sukai
  • Pantau perubahan rekomendasi dalam 24–48 jam
Jika fitur belum muncul, bersabarlah Instagram biasanya menyelesaikan rollout global dalam 1–2 minggu.

Kesimpulan: Langkah Maju Menuju Media Sosial yang Lebih Manusia


Dengan fitur kontrol algoritma Reels ini, Instagram mengambil langkah penting menuju media sosial yang lebih transparan dan user-centric. Meski masih terbatas, inisiatif ini menunjukkan kesadaran bahwa pengguna bukan hanya data mereka adalah individu dengan preferensi yang layak dihormati.

Ke depan, kita berharap fitur serupa segera hadir dalam bahasa Indonesia dan puluhan bahasa lainnya, sehingga jutaan pengguna di seluruh dunia bisa menikmati pengalaman Reels yang lebih relevan, bermakna, dan menyenangkan bukan sekadar adiktif.

Karena pada akhirnya, teknologi seharusnya melayani manusia, bukan sebaliknya.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.