Spesifikasi Lengkap Dimensity CX C10 Max, Otak di Balik Laptop Googlebook!

Spesifikasi Lengkap Dimensity CX C10 Max, Otak di Balik Laptop Googlebook!

Spesifikasi Lengkap Dimensity CX C10 Max, Otak di Balik Laptop Googlebook!

MediaTek secara resmi memperkenalkan chip laptop terbarunya yang diberi nama Dimensity CX C10 Max pada Senin (21/9/2026). Ini merupakan langkah besar bagi MediaTek karena menjadi chip pertama dari keluarga Dimensity Compute Experiences (CX) yang dirancang khusus untuk perangkat komputasi (PC), bukan sekadar smartphone .


Chip dengan fabrikasi 3 nanometer (nm) ini didesain khusus untuk laptop kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru, Googlebook. Laptop ini dibekali sistem operasi (OS) gabungan Android dan ChromeOS, menandai era baru dalam ekosistem komputasi yang terintegrasi .


NPU 890: Otak AI dengan Kemampuan 55 TOPS

Salah satu fitur unggulan yang paling menonjol dari Dimensity CX C10 Max adalah kehadiran komponen pemroses AI alias Neural Processing Unit (NPU) MediaTek NPU 890. NPU ini disebut memiliki kemampuan hingga 55 triliun operasi per detik (TOPS) untuk menjalankan pemrosesan AI secara lokal di perangkat .


Kemampuan tersebut membuat Dimensity CX C10 Max memiliki kapasitas pemrosesan AI yang lebih tinggi dibandingkan kompetitor di kelas yang sama. Berikut perbandingannya:


ChipKemampuan NPU
MediaTek Dimensity CX C10 Max55 TOPS
Intel Panther Lake47-50 TOPS
Qualcomm Snapdragon X Elite45 TOPS


Dengan keunggulan ini, laptop Googlebook yang menggunakan chip tersebut dapat menjalankan tugas-tugas AI seperti image generation, real-time translation, dan AI assistant dengan lebih cepat dan efisien, bahkan tanpa koneksi internet .


Arsitektur CPU: All Big Core dengan Cortex-X925

Beralih ke sisi prosesor (CPU), Dimensity CX C10 Max menggunakan konfigurasi delapan inti dengan arsitektur "All Big Core" . Ini berarti tidak ada inti "kecil" yang biasanya digunakan untuk tugas ringan. Semua inti dirancang untuk performa tinggi.


Konfigurasi inti (core):


  • 1x Cortex-X925 (inti tercepat) dengan kecepatan hingga 3,73 GHz
  • 3x Cortex-X4 (inti performa tinggi)
  • 4x Cortex-A720 (inti efisiensi)


Dengan konfigurasi ini, chip tersebut dirancang untuk menangani beban kerja berat seperti video editing, gaming, dan multitasking tanpa hambatan .


GPU dan Memori: Immortalis-G925 MC11 dan LPDDR5X

Untuk urusan grafis, chip terbaru MediaTek ini memiliki GPU Immortalis-G925 MC11 dengan jumlah inti mencapai 11 unit . GPU ini siap menjalankan game modern dan aplikasi kreatif dengan lancar.


Dukungan memori dan penyimpanan:


  • RAM: LPDDR5X hingga 9.600 Mbps
  • Penyimpanan: UFS 4.0


Kombinasi ini memastikan transfer data yang cepat dan pengalaman multitasking yang mulus .


Kemampuan Multimedia: Imagiq 1090 AI-ISP

MediaTek turut membekali chipset barunya dengan prosesor gambar Imagiq 1090 AI-ISP. Komponen ini mendukung sensor kamera hingga 32 megapiksel serta sejumlah fitur berbasis AI, seperti:


  • HDR video
  • Pembesaran video (video zoom)
  • Perekaman video bergaya sinematik
  • Pelacakan fokus secara real-time


Fitur-fitur ini menjadikan laptop Googlebook tidak hanya sekadar alat produktivitas, tetapi juga perangkat yang capable untuk pembuatan konten .


Konektivitas: Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0

Untuk konektivitas, Dimensity CX C10 Max mendukung Wi-Fi 7 dengan kecepatan transfer hingga 7,3 Gbps. Chip tersebut juga mendukung Bluetooth 6.0 dengan sistem dual-engine, memastikan koneksi yang stabil dan cepat untuk berbagai perangkat eksternal .


Kemitraan MediaTek dan Google: Masa Depan Googlebook

MediaTek menyatakan bahwa Dimensity CX C10 Max dikembangkan khusus untuk perangkat Googlebook. Pengembangan ini melanjutkan kerja sama MediaTek dan Google di bidang perangkat komputasi berbasis Android dan sistem operasi ChromeOS .


Meski demikian, belum ada informasi resmi mengenai perangkat Googlebook pertama yang akan menggunakan chip tersebut. MediaTek juga belum mengungkap jadwal ketersediaan laptop dengan chip ini.


Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa chip ini akan pertama kali dipakai di laptop detachable terbaru Lenovo yang dijuluki Lenovo Duet M, sebagaimana dirangkum dari Chrome Unboxed . Jika benar, ini akan menjadi salah satu perangkat pertama yang menampilkan kekuatan penuh Dimensity CX C10 Max.


Analisis: Apa Artinya bagi Pasar Laptop AI?

Peluncuran Dimensity CX C10 Max menandai babak baru dalam persaingan chip laptop, terutama di segmen AI PC. Dengan kemampuan NPU yang melampaui Intel Panther Lake dan Qualcomm Snapdragon X Elite, MediaTek berpotensi menjadi pemain utama di pasar ini .


Beberapa implikasi penting:


  • Persaingan Semakin Ketat: MediaTek tidak lagi hanya fokus pada chip smartphone, tetapi juga serius menggarap pasar laptop. Ini akan memaksa kompetitor untuk berinovasi lebih cepat.
  • Ekosistem Android-ChromeOS: Dengan dukungan Google, laptop Googlebook dapat menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang menginginkan integrasi penuh antara smartphone Android dan laptop.
  • AI di Perangkat (On-Device AI): Kemampuan NPU 55 TOPS memungkinkan pemrosesan AI secara lokal, yang berarti lebih cepat, lebih privat, dan tidak bergantung pada koneksi internet.


Kesimpulan: Chip yang Menjanjikan

MediaTek Dimensity CX C10 Max adalah chip yang sangat menjanjikan untuk pasar laptop AI. Dengan fabrikasi 3nm, NPU 55 TOPS, CPU All Big Core, dan dukungan konektivitas terbaru, chip ini siap bersaing di kelas atas.


Kehadirannya di laptop Googlebook, terutama jika benar di Lenovo Duet M, akan menjadi ujian nyata bagi MediaTek untuk membuktikan bahwa mereka bisa menjadi pemimpin di pasar komputasi, bukan hanya smartphone.


Pantau terus perkembangan terbaru seputar Dimensity CX C10 Max dan laptop Googlebook!

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.