Baterai 8100 mAh! HONOR X7e Plus 5G Lawan Kuat di Kelas Mid-Range
TEKNOLOGIMenjelang akhir Juli 2026, HONOR memperkuat lini X series dengan dua ponsel baru: HONOR X6e dan HONOR X7e Plus 5G. Keduanya menyasar segmen mid-range, menawarkan kombinasi baterai ekstra besar, ketahanan ekstrem, dan performa harian yang andal dengan slogan tak resmi: "baterai badak".
Meski belum hadir di Indonesia, keduanya sudah tersedia di pasar internasional seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab. Artikel ini mengupas spesifikasi lengkap, perbedaan utama, serta nilai jual masing-masing perangkat bagi pengguna yang butuh ponsel tahan lama dan tangguh.
HONOR X6e: Ponsel 4G dengan Baterai 7500 mAh dan Layar 120Hz
HONOR X6e adalah penerus dari seri X6 yang telah meluncur sejak 2025. Ia hadir sebagai opsi ekonomis namun tangguh untuk kebutuhan dasar.
Layar & Kamera
- Layar: 6,61 inci TFT LCD, resolusi HD (720 x 1604), refresh rate 120 Hz, kecerahan puncak 1010 nit
- Kamera depan: 5 MP, f/2.2 (punch hole tengah)
- Kamera belakang: 50 MP, f/1.8 + sensor sekunder
Performa & Penyimpanan
- Chipset: MediaTek Helio G81 Ultra (12 nm, octa-core)
- RAM/Storage: 4 GB + 128 GB (eMMC 5.1)
- OS: MagicOS 10 berbasis Android 16
Baterai & Ketahanan
- Kapasitas: 7500 mAh
- Pengisian: 45 W via USB-C
Daya tahan:
- Tonton video hingga 29,6 jam
- Tahan debu & cipratan air (IP64)
- Tahan jatuh dari 1,8 meter (sertifikasi SGS)
- Fitur lain: Jack audio 3,5 mm, slot kartu hybrid, pemindai sidik jari di tombol daya
Harga: RM699 (~Rp3 juta) di Malaysia | Warna: Sunrise Gold, Midnight Black
HONOR X7e Plus 5G: Upgrade Besar dengan 5G, Baterai 8100 mAh, dan IP68
Jika X6e fokus pada efisiensi, HONOR X7e Plus 5G adalah versi premium yang lebih lengkap dan modern terutama berkat dukungan jaringan 5G dan perlindungan lebih kuat.
Layar & Kamera
- Layar: 6,87 inci TFT LCD, HD, 120 Hz, kecerahan 1020 nit
- Kamera depan: 5 MP, f/2.2
- Kamera belakang: 50 MP, f/1.8 (desain modul berbeda, tapi spesifikasi serupa)
Performa & Penyimpanan
- Chipset: Qualcomm Snapdragon 4 Gen 4 (4 nm, 5G)
- 2x Cortex-A78 @ 2,3 GHz
- 6x Cortex-A55 @ 1,95 GHz
Varian:
- 6 GB RAM + 128 GB storage
- 8 GB RAM + 256 GB storage
- OS: MagicOS 10 (Android 16)
Baterai & Ketahanan
- Kapasitas: 8100 mAh (terbesar di kelasnya)
- Pengisian: 45 W via USB-C
Sertifikasi perlindungan:
- IP68: tahan rendaman air
- IP69: tahan semprotan air panas (85°C)
- Tahan jatuh dari 2,5 meter (SGS bintang lima)
Fitur tambahan: Speaker stereo, NFC, jack audio, pemindai sidik jari
Harga:
- AED 899 (~Rp4,4 juta) untuk 6/128 GB
- AED 1.099 (~Rp5,4 juta) untuk 8/256 GB
Warna: Velvet Black, Meteor Silver, Desert Gold
Perbandingan Singkat: Mana yang Lebih Unggul?
Fitur | HONOR X6e | HONOR X7e Plus 5G |
|---|---|---|
Jaringan | 4G | 5G |
Chipset | Helio G81 Ultra | Snapdragon 4 Gen 4 |
Baterai | 7500 mAh | 8100 mAh |
Layar | 6,61" | 6,87" |
Ketahanan | IP64 | IP68 + IP69 |
Audio | Mono | Stereo |
NFC | ❌ | ✅ |
Harga | ~Rp3 juta | ~Rp4,4–5,4 juta |
Jelas, HONOR X7e Plus 5G lebih unggul di hampir semua aspek terutama untuk pengguna yang butuh 5G, ketahanan ekstrem, dan pengalaman multimedia lebih baik.
Kapan Rilis di Indonesia?
Saat ini, keduanya belum tersedia di pasar Indonesia. Namun, mengingat HONOR kerap membawa seri X ke Tanah Air dalam 2–4 bulan setelah peluncuran global, kemungkinan besar keduanya akan hadir pada Q4 2026.
Penggemar HONOR di Indonesia disarankan memantau akun resmi HONOR Indonesia atau toko daring seperti Tokopedia dan Shopee untuk update resmi.
Analisis Akhir: Strategi HONOR di Segmen Mid-Range yang Makin Kompetitif
Dengan meluncurkan dua varian berjenjang, HONOR menunjukkan strategi cerdas:
- X6e menargetkan pengguna budget-conscious yang butuh baterai awet dan ketahanan dasar
- X7e Plus 5G menyasar pengguna aktif yang ingin 5G, NFC, dan perlindungan profesional
Di tengah persaingan ketat dari Xiaomi, Realme, dan Samsung di kelas mid-range, fokus HONOR pada baterai besar dan daya tahan fisik menjadi diferensiasi kuat terutama bagi konsumen di daerah tropis atau pengguna outdoor.
Jika dibanderol kompetitif saat masuk Indonesia, keduanya berpotensi jadi pilihan utama di kelasnya, terutama bagi yang mencari smartphone “badak”: tahan lama, tahan banting, dan jarang dicharge.

Silahkan tinggalkan pesan jika Anda punya saran, kritik, atau pertanyaan seputar topik pembahasan.